Seputih Aneka Kue Sukaisih

0
205
Aneka Jajanan Pasar
Aneka jajanan pasar ibu Sukarsih yang ciamik
BANDAR LAMPUNG (KL)—Bagi pengguna instagram, bukalah program itu, klik pada gambar loop kaca pembesar, lalu ketika @kuee.snack, enter. Ingat, huruf e-nya ada dua, ya. @kuee.snack.
Jika kuota internet Anda masih ada atau jaringan wifi masih aktif, maka akan muncul 29 gambar kue di layar ponsel Anda. Jika tidak waspada, maka air liur tiba-tiba berkumpul di bagian tengah lidah Anda yang kemudian terakumulasi menjadi rasa ingin menelan. Dalam bahasa umum, itu disebut ngiler, kepengin menikmati yang tak tertahankan…hehehe.

Adalah Sukaisih yang rutin berjibaku dengan alat masak di dapurnya hingga menghadirkan selera makan Anda bergejolak itu. Ada kue-kue modern, ada tumpeng, ada kudapan tradisional yang begitu menggugah selera dipajangkan setiap hari. Bukan hanya di akun instagram yang dikelola anaknya itu nampang, yang nyata adalah di tempat tinggal disulap menjadi gerai yang berada dirumahnya, juga outlet-outlet kue mitranya.

Sukaisih yang lebih akrab disapa Kessy ini memang jagonya memilin aneka bahan makanan menjadi indah dan berselera. Diawali lebih sepuluh tahun lalu, perempuan enerjik yang suka masak itu iseng memberi cicipan kepada beberapa tetangganya saat menjajal bikin kue.

“Awalnya, saya hanya coba-coba ngasih cicipan kepada beberapa tetangga. Memang saya hobi bikin kue dan masak sejak gadis. Lah, rupanya ini menjadi jalan hidup rezeki keluarga saya,” kata Kessy.

Bermarkas di bilangan Jalan Antasari, Gang Langgar, Kedamaian, Bandarlampung, Kessy memulai hari lebih awal dari orang kebanyakan. Ketika orang lain sedang meringkuk menikmati mimpi, ia bersama beberapa rekan kerjanya sudah berjibaku dengan alat masak.

“Saya biasa mulai sibuk di dapur jam 3.00 sebelum subuh. Selain bikin kue-kue yang rutin dijajakan, kalau ada pesanan, apalagi untuk makan besar seperti tumpeng, akan lebih sibuk,” kata dia.

Ada kue basah, kue kering, dan makanan berat berbasis nasi yang ia olah setiap hari. Dari beras, terigu, telur, minyak, dan seabrek bumbu dan penyedap lain seperti sudah diabsen oleh Kessy. Lalu, dengan cekatan ia mengarahkan semua pekerjanya untuk mengubah bahan mentah itu menjadi bernama kue.

“Sudah sepuluh tahun lebih, jadi sudah hafal betul. Saya Cuma nyiapin bahan-bahan dan bilang kepada yang kerja untuk jadiin apa, nanti sudah jadi,” kata dia.

Dibantu beberapa orang pekerja dan ia mengawasi dan memberikan komando. Aneka adonan yang telah siap untuk dimasukan dalam cetakan dan loyang yang sebelumnya diolesi minyak goreng dan mentega, dan proses-proses selanjutnya.

Aktivitas ini yang dilakukan Sukarsih untuk memenuhi berbagai pesanan pelanggan tetap dan para penjual kue basah dan kering dipasar, Bandar Lampung.

Berbagai olahan jajanan pasar dan kue basah. Diantaranya kue putu ayu, pukis, gemblong, lumpur ketan, apem nasi, putu mayang. Untuk kue basah ada lapis legit dan dodol.

Tumpeng Sukarsih
Tumpeng buatan bu Sukarsih enak, lezat dan ekonomis

Untuk kue-kue yang solekannya aduhai dan rasanya juga endul itu, harga dasar Kessy cukup bersahabat. Ada harga mulai Rp1.500 – Rp2.500 per potong. Ada juga aneka kue yang telah dikemas dalam satu tampah dengan banderol mula Rp100.000 –Rp350.000 tergantung pesanan. “Kalau banyak kami beri harga spesial,” ucapnya orang tua tunggal dari ketiga anaknya ini.

Sebagai referensi, harga kue lapis legit (kue khas Lampung) ukuran loyang 20×20 cm buatan Kessy dijual Rp225.000 perloyang. Untuk pesanan nasi tumpeng, harganya mengikuti bentuk sesuai pesanan.

Dibantu anak keduanya setiap harinya ia dapat meraup keuntungan Rp200.000-Rp350.000.  Melalui instagram @kuee.snack yang dikelola anak keduanya para pecinta aneka jajanan pasar dan tumpeng dapat melihat dan memesan produk yang dimilikinya.

“Media sosial banyak membantu kami dalam memperkenalkan dan sekaligus memasarakan kue dan tumpeng hingga dapat menjangkau pelanggan sampai ke kabupaten tetangga seperti Pesawaran, Lampung Selatan, Pringsewu, Lampung Tengah” ucapa Kesy panggilan Sukaisih.

“Ya, disyukuri aja. Alhamduliah dapat membantu suami dan membiayai anak sampai perguran tinggi”, tutup Kesy. (KL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here