Konsumen di hantui Man In The Midlle (MITM) Attack

0
1243
Ahmad Bara
Ahmad Muslimin Ketua DPW LPKSM - GML Provinsi Lampung

Kulinerlampung.com, Bandarlampung—Dalam era digital ecosytem ini, masyarakat dunia sebagai konsumen industri teknologi, keuangan, informasi dan komunikasi dengan aneka produk ataupun berbagai macam aplikasi digital.

Mengakibatkan adanya kejahatan dengan berbagai motif dan modus di dunia maya yang mengunakan hacker untuk menguasai handphone android seseorang ataupun komputer sebuah perusahaan maupun milik individu.

Kekinian telah banyak konsumen yang jadi korban hacking MITM attack di sektor aplikasi keuangan dan untuk mendapatkan secara penuh informasi seseorang dengan masuk ke dalam HP android yang di milik oleh seseorang untuk kepentingan tertentu yang tidak di inginkan oleh si pemilik gadget.

“Hacking Man in the Midlle attack yaitu serangan cyber yang terjadi ketika komunikasi antara dua belah pihak atau sistem di cegat oleh pihak ke tiga (3) yaitu hacker secara diam-diam”,  jelas Ahmad Muslimin  Ketua DPW LPKSM – GML  Provinsi Lampung melalui rilis yang diterima redaksi Kulinerlampung.com, Minggu (12/01/2020).

Serangan yang di maksudkan tersebut dapat terjadi dalam berbagai bentuk komunikasi online. Bahkan celakannya kegiatan serupa MITM attack juga dapat terjadi atau di lakukan oleh oknum yang bekerja pada sebuah bisnis jasa pengantaran barang dan surat ataupun produk lainnya sehingga dapat menimbulkan kerugian buat konsumennya.

Sebagai catatan MITM tidak hanya di gunakan untuk mendengar atau mengetahui percakapan pribadi saja, namun juga dapat melihat berbagai informasi yang ada di dalam perangkat yang di gunakan oleh si korban MITM attack, urainya.

Pada umumnya hacker mengunakan metode MITM untuk menyerang Bisnis SaaS , Bisnis E-Commerce, Pengguna Aplikasi keuangan baik atas keinginannya sendiri untuk mendapatkan keuntungan pribadi maupun by order yang di sepakati antara hacker dengan seseorang ataupun kelompok yang ingin mendapakan informasi. Dan kegiatan Hacking MITM attack biasanya menggunakan koneksi Wi-Fi publik gratis untuk mendengar percakapan atau komunikasi yang sedang di lakukan oleh konsumen internet yang akan jadi korbannya. Maka saya menghimbau kepada negara dan pemerintah ketika memberikan fasilitas Jaringan Internet nirkabel(Wi-Fi) publik gratis, Agar BUG di Hadware di tutup pada Wi-Fi publik gratis. Untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat sebagai konsumen internet, himbaunya.

Himbauan ini di sampaikan karna ROUTER produk dari luar negri ada yang dengan sengaja terbuka/di buka oleh vendor sehingga jadi ada celah para hacker melakukan MITM attack.

Dengan di tutupnya BUG di hardware pada Wi-Fi publik gratis ataupun pada Wi-Fi berbayar, hal tersebut akan menyulitkan hacker saat menganalisis / meriset jaringan dengan sebuah tools / perangkat lunak khusus, sehingga hacker tidak dapat membaca IP address calon korbanya. Dengan demikian konsumen terproteksi dan hacker tidak bisa menyusup ke HP android milik konsumen. Dan himbauan kepada para masyarakat sebagai konsumen internet, agar tetap aman memakai jaringan Wi-Fi maka dapat menggunakan aplikasi secure connection for android yang dapat di pilih untuk di gunakan.

Bara sapaan Ahmad Muslimin memberikan sembilan tips untuk terhindar dari hacking MITM attack, masyarakat dapat melakukan yaitu pertama waspada dalam Menggunakan WiFi Networking publik gratis.

Jangan gunakan SSIDS(Nama Wi-Fi) yang mencurigakan. Gunaka VPN jika tersedia saat gunakan Wi-Fi publik gratis.

Jangan gunakan EVIL TWIN Wi-Fi network,  saat gunakan Wi-Fi di sebuah lokasi terlihat dua(2) nama Wi-Fi yang hampir sama.

Ubah Pengaturan pada perangkat yang Anda gunakan agar tidak terhubung dengan Wi-Fi secara otomatis. Pastikan website yang di kunjungi menggunakan HTTPS atau memiliki simbol kunci di awal URL.

Jangan Melakukan Aktivitas online banking atau memasukan kredensial akun pribadi ketika terhubung di jaringan Wi-Fi publik gratis.

Jangan pernah nge-root ponsel android milik anda. Karna hacker lebih leluasa masuk, menyusup dan menguasai ponsel anda yang telah di root.

Terakhir hindari perintah log on apapun ketika memakai jaringan Wi-Fi publik gratis, karna di situ hacker atau penyerang mencuri kredensial milik masyarakat sebagai konsumen internet, katanya.

Ia menambahkan sebagai catatan bersama, bahwa jaringan internet nirkabel (Wi-Fi) publik gratis memiliki ancaman cyber yang sangat besar dan ponsel korban dengan Metode MITM dapat di kuasai penuh oleh hacker.

Dan regulasi kita yang adapun belum mampu mencegah terjadinya hacking MITM attack baik itu UU ITE maupun UU perlindungan konsumen.

“NKRI belum miliki Regulasi yang mengatur khusus tentang Artificial Intelegent(AI) maupun Artificial Intelegent Creativity(AIC) yang pelaku kejahatan di sektor tersebut terbilang extra ordinary” tutupnya. (Redaksi/rilis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here